Website Resmi SMK PPN Gorontalo

SMK PPN GORONTALO
Pusat Koleksi Tanaman, Pusat Pembibitan dan Lokasi Wisata Edukasi

Jl. Otanaha Putra Desa Luhu Dusun IV Kec. Telaga Kab Gorontalo Prov. Gorontalo 96181

Menanam itu Amal Jariah yang Dahsyat

Aktivitas menanam seharusnya menjadi bagian dari kegiatan kita apapun profesi yang dimiliki. Begitu banyak lahan tidur yang tidak dimanfaatkan di sekitar kita. Yang peling dekat dengan kita adalah pekarangan rumah yang luas maupun sempit. Saat ini menanam tidak harus dengan media tanah atau langsung  di tanah pekarangan, teknologi hidroponik atau aeroponik dengan modal yang murah hingga modal besar. Atau menanam dengan menggunakan pot atau wadah lainnya seperti polybag.  Bahkan diatas bangunanpun dapat dimodifikasi sebagai tempat untuk menanam.

Bagi yang memiliki profesi mata pencaharian dibidang pertanian, maka pekerjaan menanam menjadi rutinitas sebagai ibadah yang menghasilkan produksi sebagai bahan pangan untuk keluarga dan masyarakat. Pekerjaan bertani adalah aktivitas yang melatih rasa syukur, keikhlasan, ikhtiar dan tawakkal kepada Allah.

Rasa syukur itu dinikmati setiap saat dari persiapan lahan hingga panen dan pasca panen. Panduan bertani telah diberikan rambu-rambu oleh islam melalui Alquran dan hadist. Berbagai ilmu pengetahuan dan hal praktis telah dijelaskan baik pada ayat-ayat yang tersurat maupun ayat-ayat kauniyah dialam ini. Rasa syukur itu semakin bertambah karena sebagian besar aktivitas dalam bertani telah menjadi kuasa Allah SWT seperti menurunkan air hujan, menghidupkan tanah, menumbuhkan tanaman hingga membagi rezeki dengan mahluk lainnya seperti burung, hama dan lain sebagainya.

Menanam adalah amal jariah yang insya Allah kadar rianya kecil dan pahalanya besar.  Membangun jalan atau sarana umum lainnya mayoritas yang memanfaatkan adalah manusia, namun jika kita menanam apalagi tanaman jangka panjang maka yang merasakan manfaatnya selain diri sendiri dan keluarga, juga dinikmati oleh burung dan hewan lainnya, menambah kadar oksigen diudara sehingga mengurangi pemanasan global dan penipisan lapisan ozon, mengurangi polusi udara yang bermanfaat bagi semua mahluk dibumi. Tanaman buah yang sudah berbuah bertahun-tahun dan bahkan pindah kepemilikan dan satu orang ke orang lain, sangat jarang orang bertanya siapa yang menanamnya.  Banyak memberi manfaat walaupun yang menanam telah lama meninggal. Walaupun tanaman yang ditaman itu telah mati, namun orang lain telah banyak mengamil manfaat bahkan bibit dari tanaman itu telah banyak dikembangkan dan ditanam lagi oleh orang lain sehingga membuat terjadinya keseimbangan alam.

Anjuran menanam dalam islam tidak pernah dibatasi dengan umur manusia. Kapan saja, saat muda maupun tua sepanjang bisa berusaha menggali tanah dan menanam, hal itu menjadi kewajiban kita. “Jika kiamat sudah terjadi dan kebetulan tangan kalian memegang bibit kurma, sekiranya kalian sempat menggali, maka tanamlah ia.” (HR. Bukhari).  Di Indonesai, tidak sebatas kurma, berbagai macam jenis tanaman tahunan, pohon buah, tanaman pangan, sayuran, tanaman hias, tanaman obat tersebar dimana-mana.